Langkah Bisnis Pemula Tidak Sama Dengan Orang Berpengalaman

Awalnya anda masuk sekolah SD dalam keadaan tidak bisa apa-apa. Anda masuk SD tidak diyakinkan sebagai orang yang bisa menulis dan membaca.

Serangkaian keterampilan diajarkan oleh guru agar anda bisa membaca dan menulis. Setelah beberapa kali anda mengalami kesalahan-kesalahan dalam belajar membaca dan menulis, akhirnya anda bisa menulis dan membaca.

Sekarang anda mengalami peningkatan mengenai membaca dan menulis. Maka dari sinilah anda akan memulai mengalami perubahan besar bila terus dan terus mengalami proses belajar.

Ketika anda sudah memahami dalam hal proses di atas yaitu adanya ketidaktahuan menuju ketahuan, ups… maksudnya menuju hal-hal yang sudah tahu, pertanyaanya, bagaimana bila anda memulai bisnis untuk pemula?

Sebagian orang yang masih pemula dalam bisnis kebanyakan akan berkata, “Saya tidak bisa bisnis”, “sulit untuk bisnis”, “tidak berani untuk bisnis”, “tidak punya modal bisnis”.

Sebagian perkataan orang yang masih pemula dalam bisnis merupakan perkataan “Orang Yang Belum Tahu”. Sehingga solusi untuk mengatasinya tidak lain dan tidak bukan adalah dengan memulai belajar bisnis.

Belum tahu tentang bisnis kok lansung membayangkan hal-hal yang belum dilakukan seperti “Nanti kalau bangkrut bagaimana?”, “Bagaimana bila terjadi persaingan?”, “Lalu saya harus bagaimana bila penjualan tidak laku?”

Ingat seperti anda masuk sekolah SD. Anda masuk dalam keadaan tidak bisa dan tidak diyakinkan sebagai orang yang bisa.

Bryan Tracy mengatakan (2009 : xv),

“Kewirausahaan memiliki banyak kesamaan. Diperlukan rangkaian keterampilan mental baru, ibarat mempelajari bahasa yang baru. Setiap pelajaran memerlukan usaha, dan setiap kesalahan menimbulkan rasa sakit, biasanya sakit secara keuangan. Tetapi dengan berjalannya waktu, anda menjadi semakin cerdik dan lebih cepat. Anda lebih banyak melakukan yang benar daripada melakukan kesalahan. Anda mencetak lebih banyak uang dan jarang mengalami kerugian.”

Jadi, solusi bisnis untuk pemula adalah ayo mulai bisnis. Sambil membaca buku, ya sambil praktek bisnis.

Seperti kasus saya, sambil menulis artikel di blog ini, ya sambil praktek bisnis. Karena ini bisnis untuk pemula, jadi sudah jangan mikir lama-lama… mulai aja bisnis apa adanya.

Jadi, tidak perlu susah payah nyari ide kesana-kesini. Bisnis untuk pemula tidak perlu cara seperti orang yang sudah pinter bisnis. Bisnis untuk pemula adalah seperti baru belajar membaca atau menulis yang belum paham maksud tulisannya.

Bila anda mahir menulis, tampilkan keahlian anda lewat blog sehingga orang akan tertarik dengan tulisan anda. Tentu anda belajar giat mengenai menulis yang tepat sesuai kata kunci, membuat blog, dll.

Semakin banyak orang yang mengunjungi blog anda maka akan bermunculan orang yang ingin memasang iklan di blog anda. Blog anda sebagai bisnis jasa iklan.

Dengan sendirinya anda akan mengerti, “Oh… begini bisnis tuh”.

Akhirnya anda membuat tulisan-tulisan yang ingin anda jual dengan harga yang pantas. Anda pun belajar lebih giat lagi dengan membeli panduan-panduan bisnis. Produk bisnis pun siap untuk dijual.

Anda pun akan berkata, “Sekarang, saya bukan pemula lagi. Jadi saya harus lebih serius untuk membangun bisnis”.

Intinya, bisnis untuk pemula adalah mulailah bisnis apa adanya. Bisnis untuk yang berpengalaman maka mulailah membangun bisnis dengan serius.

Referensi: Brian Tracy, The Way to Wealth in Action, Terj, Elex Media Komputindo, Jakarta, 2009

Instagram @ubayzaman dan @arafahrianti (Runner Up SUCA 2 Indosiar)

Dapatkan Info Kiat Bisnis Terbaru Di Email Anda Senilai 250.000. Masukkan Email Anda, Gratis!