Kepemimpinan Dalam Bisnis dan Tipe Kepemimpinan

Kepemimpinan Bisnis, Tipe Kepemimpinan, Pemimpin Bisnis
Setiap perusahaan pasti pasti ada kepempimpinan dalam mengurusi bisnis. Ya, pasti ada. Dan pemimpin bisnis adalah Anda sendiri. Jadi, bila Anda seorang pebisnis maka harus pandai dalam hal kepempimpinan bisnis.

Kepemimpinan di sini bukan hanya CEO. CEO merupakan pemimpin bisnis yang mengurusi perusahaan si pemilik bisnis atau yang menjadi CEO sendiri adalah si pemilik itu sendiri yang punya saham besar dalam bisnis.

Untuk lebih meyakinkan Anda karena saya pun belum begitu paham, maka saya ingin mengutip langsung dari Wikipedia tentang arti CEO.
"CEO, singkatan bahasa Inggris dari 'Chief Executive Officer (bahasa indonesia:Pejabat Eksekutif Tertinggi)',adalah jabatan tertinggi di suatu perusahaan dan mempunyai tugas untuk memimpin suatu perusahaan dan bertanggungjawab untuk kesetabilan perusahaan tersebut. Namun, titel CEO sering mempunyai banyak tafsiran dalam penggunaannya, karena sering diasosiasikan sebagai President atau Dierktur Utama dalam suatu perusahaan. Dan, dalam banyak organisasi CEO malah digambarkan lebih penting daripada President Direktur perusahaan. Sebab, ia mempunyai tugas yang lebih luas daripada President Direktur dan sering juga dikombinasikan dengan Chairman of The Board. Di samping itu, terdapat pula CEO yang memiliki peran ganda. Artinya, selain sebagai Chief Of Tge Board (formal), ia juga sebagai Chief of Operation Officer"
Pusing membaca kutipan di atas? Sudahlah lupakan.

Jadi, kepemimpinan bisnis gaya Anda yang sebagai pebisnis adalah membuat orang-orang tampil sebaik mungkin bukan menjadikan Anda orang yang terbaik.

Kepemimpinan bisnis si pengusaha dengan kepemimpinan kepala sekolah atau universitas berbeda. Bila pengusaha adalah orang yang berbada di sekeliling orang pintar dalam mengurusi bisnis.

Saya ingin bertanya, apakah Bill Gates seorang yang ahli komputer? Ya, ahli. Tetapi apakah dia hanya menggunakan keahlian dirinya dalam membangun bisnis besar? Saya katakan tidak, Bill Gates juga kerjasama dengan orang-orang yang ahli dalam bidang yang sama untuk membangun bisnis besar. Sehingga Bill Gates juga orang yang ahli dalam mengumpulkan orang pintar dalam tim bisnisnya.

Walau pun memang tidak punya keahlian, bukan berarti tidak bisa membangun bisnis yang besar. Kuncinya adalah mampu mengajak orang lain untuk bergabung dalam tim bisnis

Sehingga dasar untuk belajar kepemimpinan dalam bisnis adalah mempelajari keterampilan mengajak orang pintar/ahli untuk bergabung dalam tim bisnis.

Bila Anda ingin mempunyai keterampilan kepemimpinan yang bergaya pengusaha alias pebisnis, maka membaca buku tentang para pengusaha sukses adalah penting.

Selanjutnya adalah meniru gaya mereka untuk menjadikan diri Anda seperti mereka juga.

Anda bisa belajar kepemimpinan bisnis dengan mengajukkan diri Anda menjadi sukarelawan. Ya tidak salah baca. Anda bisa mengikuti kegiatan sosial yang tidak ada bayaran untuk Anda.

Maksud sukarelawan juga tidak mesti Anda harus bergabung di komunitas tertentu untuk menangani sesuatu. Intinya, Anda siap dan mau membantu sebanyak mungkin orang.

Seorang pemimpin khususnya pemimpin bisnis erat kaitannya dengan keterampilan berbicara. Ada banyak cara untuk melatih berbicara di depan publik. Penting untuk Anda pelajari.

Dalam bisnis, tentu ada seseorang yang benar-benar ditunjuk untuk memimpin sebuah perusahaan si pemilik setelah mengalami seleksi. Mungkin si pemilik ingin pensiun dalam mengurusi bisnis. Ya namanya CEO, kalau tidak salah (kurang mengerti). Kalau menurut bahasa Indonesia artinya Pejabat Eksekutif Tertinggi. Nah, kepemimpinan seorang CEO tersebut sebagai penguat sistem bisnis Segitiga B-I (Segitiga Bisnis dan Investasi).

Maaf kalau saya kurang begitu paham mengenai CEO.

Berikut, saya akan memberikan tipe kepemimpinan bisnis seorang pengusaha ala pengembala dari buku "The Super Leader Super Manajer" karya Antonio Syafi'i. Penjabaran tipe kepemimpinan bisnis hasil pendapat saya sendiri.

Mencari

Seorang pengusaha sejati, memang mampu membaca atau mencari peluang-peluang bisnis di mana pengusaha berada.

Indra seorang pengusaha sudah terbiasa merasakan adanya peluang-peluang bisnis dan peluang untuk kepentingan bisnsis. Bila sudah menemukan peluang, tentunya tinggal mengambil tindakan.

Maka bila Anda ingin memiliki keterampilan kepemimpinan bisnis sebagai seorang pengusaha, perlu lah indera Anda selalu dilatih untuk mencari peluang bisnis dan peluang kepentingan pengelolaan bisnis.

Bila kemampuan mencari peluang bisnis atau peluang kepentingan bisnis sudah pandai dilakukan Anda, maka untuk menemukan peluang bisnis yang lebih besar dan berkualitas bagus lagi pun akan sanggup ditemukan Anda.

Setelah mencari maka selanjutnya mengarahkan.

Mengarahkan

Mengarahkan berarti Anda bertindak dan mengajak. Bila bertindak berarti Anda memulai membangun bisnis, membangun tim bisnis dan membangun sistem bisnis.

Anda yang sebagai pengusaha pun mengerahkan segala kemampuannya untuk menarik orang-orang yang bisa dijadikan tim dalam bisnis Anda.

Anda sebagai pebisnis pun berhak mengarahkan seperti apa tujuan dan bagaimana proses mengarah ke tujuan.

Kemampuan dalam komunikasi dan bergaul sangat diutamakan dalam hal ini.

Mengawasi

Bila bisnis sudah terbangun dengan berbagai sistem bisnis yang kuat, Anda yang sebagai pengusaha tinggal mengawasi jalannya sistem bisnis.

Walau pengusaha bisnis tidak mesti seorang pinter, tetapi dalam hal mengawasi perjalanan bisnis harus lah pintar.

Anda yang sebagai pengusaha alias pemimpin bisnis harus tahu berbagai perjalanan sistem bisnis. Harus tahu kelebihan dan kelemahan sistem bisnis dan harus tahu bagaimana memperbaiki sistem yang bermasalah.

Sebuah perusahaan besar diibaratkan kapal laut besar. Bila terjadi kebocoran dalam kapal, maka perlu tahu darimana sumber bocornya. Begitu juga dalam bisnis, harus tahu darimana sumber masalah atau kerugian atau kegagalannya.

Melindungi

Dari awal membangun dan mengelola bisnis, seorang pengusaha harus selalu melindungi segala yang ada dalam bisnis. Tanggungjawab seorang pengusaha memang besar karena melayani banyak orang.

Melindungi bisnis bukan hanya dari segi mendaftarkan bisnis Anda agar mendapat perlindungan hukum. Melindungi di sini juga dari hal persaingan.

Perenungan

Setiap kehidupan pasti ada suatu masalah bahkan banyak masalah. Tidak ada hal yang perlu dilakukan untuk menghindar dari masalah kecuali mencari solusi untuk memecahkan masalah.

Cara terbaik untuk menemukan solusi dalam permasalahan bisnis adalah perenungan. Dengan melakukan perenungan maka akan ada suatu jawaban yang tak terduga-duga.

Jika Anda melakukan perenungan dalam keadaan tenang, santai, tidak stress, maka itu akan menyenangkan hidup Anda. Dengan hati senang, maka akan menemukan semangat baru dalam memecahkan permasalahan bisnis.

Itulah sekilas kepemimpinan pebisnis gaya pengembala.

Bila sudah membentuk tim bisnis, misi perusahaan bisnis, dan kepemimpinan bisnis yang tepat maka ini sudah setengah jalan dalam dalam bisnis. Karena membetuk ketiga itu yang sekiranya tepat, tidaklah mudah.

Instagram @ubayzaman dan @arafahrianti (Runner Up SUCA 2 Indosiar)

Dapatkan Info Kiat Bisnis Terbaru Di Email Anda Senilai 250.000. Masukkan Email Anda, Gratis!