Daya Ungkit Bisnis Berupa Kemurahan Hati (Bagian 8)

Daya Ungkit Bisnis
Menurut Anda, apakah pebisnis adalah orang yang tamak?

Bila Anda menganggap pebisnis adalah orang tamak, maka segera singkirkan kegiatan bisnis Anda. Singkirkan bisnis kecil atau bisnis besar Anda bila menganggap pebisnis adalah orang yang tamak.

Dalam buku Robert, kebanyakan manusia adalah orang yang tamak.

Karena pada dasarnya manusia menginginkan kehidupan sukses. Bahagia, kaya, dan sebagainya. Intinya menginginkan kehidupan yang baik. Bila sudah begitu, segala cara akan dilakukan.

Jadi, bukan berarti pebisnis adalah orang yang tamak. Hanya saja pebisnis adalah orang yang mampu menghasilkan keuangan yang lebih besar.

Bila penghasilan pengusaha lebih kecil daripada karyawan, maka itu sebuah dongeng.

Hanya saja, letak tamak memang lebih menonjol ke bisnis. Karena dengan melakukan bisnis, maka bisa berbuat untuk meningkatkan kekayaan lebih tinggi lagi.

Tetapi, disini tidak sedang membahas tamak. Disini yang akan saya bahas adalah tentang kemurahan hati.

Menurut hukum kekayaan, bila Anda berbagi ke sebanyak mungkin orang maka akan mendapatkan rejeki berlibat ganda. Tentu untuk berbagi perlu sikap murah hati.

Secara logika, pebisnis telah melakukan tindakan berbagai hal untuk semua orang. Pebisnis telah memberikan waktu, tenaga, pikiran dan uang untuk membangun perusahaan yang memberikan lowongan pekerjaan.

Sikap murah hati terlihat ada banyak di pebisnis dengan catatan, pebisnis itu memperhatikan tim yang lain.

Justru sikap murah hati terletak pada karyawan. Kenapa? Karena ia tidak memberikan tenaga, waktu, dan pikiran untuk banyak orang. Ia hanya memberikan tenaga untuk mengurus bisnis si pemilik.

Instagram @ubayzaman dan @arafahrianti (Runner Up SUCA 2 Indosiar)

Dapatkan Info Kiat Bisnis Terbaru Di Email Anda Senilai 250.000. Masukkan Email Anda, Gratis!